Selamat Datang
Berbagi ilmu dan pengalaman untuk menjadi lebih baik.
Apa itu Manuver
Mengapa web ini dinamakan ManuverZone?
Tentang Saya
Sekilas tentang kehidupan sederhana namun berkesan.

Motivasi

Memperbaiki diri, berbagi, dan menularkan pengalaman sederhana yang mungkin berguna untuk kehidupan kita nantinya.

Apa sih Isi Otak Programmer?

berpikir layaknya programmer

Di mata orang awam, profesi sebagai programmer mungkin sering diidentikkan dengan perkerjaan yang butuh keahlian tinggi, keren, dan sangat bergengsi. Padahal kenyataannya jauh dari apa yang orang lain perkirakan. Seorang programmer menjalani hidupnya berdasarkan hal-hal sederhana yang umum terjadi dan dimiliki oleh setiap orang, atau dengan kata lain sebenarnya siapapun bisa berpikir dan bertindak seperti seorang programmer.

Hal pertama yang menjadi kunci untuk melakukan segala sesuatu adalah perencanaan, sesederhana apapun itu. Setiap orang tentunya sudah sangat terbiasa dengan perencanaan, hanya saja hal yang membedakan adalah, semestinya perencanaan dibuat secara detail dengan penjelasan langkah demi langkah yang akan dilakukan beserta target waktunya. Hal ini sekaligus akan menjadi panduan apabila suatu saat kita mengalami kebingungan dalam menentukan langkah.

Yang kedua adalah konsistensi, dimana kita harus selalu fokus dalam melakukan sesuatu mulai dari awal sampai akhir. Kadang memang di tengah jalan akan ada banyak godaan dan hambatan yang menghantui, namun itu tergantung bagaimana kita menyikapinya. Mereka yang berhasil adalah orang-orang yang mampu mengubah godaan menjadi motivasi dan hambatan menjadi tantangan.

Selanjutnya, dengan mengambil pepatah lama "Ada banyak jalan menuju Roma". Bahwasanya dalam melakukan sesuatu kita harus selalu kreatif dan tidak mudah putus asa. Ketika satu cara gagal, masih banyak cara lain yang dapat dilakukan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, hanya saja cara yang ditempuh tentunya harus baik dan benar.

Dan yang tak boleh dilewatkan adalah antisipasi, atau bahasa kerennya Plan-B. Ini karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selama kita berusaha. Bahkan dengan rencana dan usaha terbaik sekalipun akan selalu ada hal-hal tak terduga yang siap menghadang. Bagaimanapun juga, antisipasi akan selalu lebih baik daripada reaksi.

Terakhir namun juga yang terpenting, selalu siap apabila hasil yang didapat tidak sesuai harapan. Meskipun setiap tahap telah dilalui dengan sebaik mungkin, ada kekuatan tak terlihat yang pastinya ikut terlibat, dan mau tidak mau kita harus menerima itu. Karenanya hal terpenting dan juga sekaligus yang tersulit adalah pasrah kepada Dia yang memang menguasai segalanya.