Selamat Datang
Berbagi ilmu dan pengalaman untuk menjadi lebih baik.
Apa itu Manuver
Mengapa web ini dinamakan ManuverZone?
Tentang Saya
Sekilas tentang kehidupan sederhana namun berkesan.

 

 

Pertemuan tak Terduga

pertemuan tak terduga

Orang bijak mengatakan, "pertemuan adalah takdir, tetapi perpisahan adalah sebuah kepastian". Kita tidak bisa memilih dengan siapa kita akan bertemu dan apa yang akan terjadi berikutnya. Tapi satu hal yang harus diingat bahwa suatu waktu pasti ada kondisi yang mengharuskan kita untuk berpisah.

Pertemuan tak terduga ini jugalah yang mengawali perjalanan karir saya yang bisa dibilang benar-benar mulai dari nol. Nol pengetahuan, nol pengalaman, dan pastinya nol modal.

Bermula dari kisah persahabatan sejati yang telah diceritakan dalam artikel lain, Salah Jurusan bukan Salah Masa Depan, awal 2009 menjadi titik tolak memulai karir untuk berwirausaha. Dilandasi pada keinginan untuk tidak lagi membebani orang tua, serta yang kedua karena saya merasa tidak pernah benar-benar nyaman ketika bekerja untuk orang lain, akhirnya 1 Pebruari 2009 menjadi hari bersejarah dimana kami berenam berdiskusi dan memutuskan untuk memulai sebuah usaha mandiri. Bersama mas Otox, Andry, Panggih, Rully, dan Izza menjadi enam orang pencetus ide wirausaha dalam bidang desain, multimedia, dan lembaga pendidikan matematika yang kemudian diberikan nama Professional Solutions Club atau lebih mudahnya disebut PSC Indonesia. Sebenarnya sebuah kesalahan besar ketika kami mencoba menjalankan tiga bidang sekaligus dalam satu perusahaan yang baru saja terbentuk. Tapi minimnya ilmu dan pengalaman membuat kami sama sekali tidak menyadari hal tersebut.

Singkat cerita kami mulai menjalankan usaha, yang sementara apa adanya. Namun kondisi yang seolah tidak berkembang ditambah mulai memudarnya komitmen kawan-kawan membuat mereka satu persatu mulai kehilangan motivasi dan akhirnya memilih berkecimpung di bidang lain yang lebih menjanjikan. Akhirnya setelah satu tahun berlalu, dengan kesepakatan bersama kami memutuskan tidak melanjutkan usaha ini dan akan menempuh jalan masing-masing. Akan tetapi pada saat itu saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya bertekad tetap akan membesarkan nama PSC Indonesia apapun yang terjadi, bahkan meski harus dilakukan seorang diri.

Akhirnya dengan sisa modal waktu itu yang tidak lebih dari satu juta rupiah, saya tetap melanjutkan perjuangan sesuai komitmen saya sejak awal. Dengan berbekal jaringan semasa masih kuliah, sedikit demi sedikit PSC Indonesia mulai berjalan kembali. Meskipun hasilnya tidak signifikan, minimal saya bisa memenuhi janji untuk tidak lagi menyusahkan orang tua sembari mencari peluang untuk mengembangkan usaha. Siapapun yang pernah mengalami pasti tahu, berwirausaha memang bukan hal yang mudah. Bahkan sampai dua tahun berikutnya saya merasa usaha ini tidak juga menampakkan perkembangan yang signifikan. Memang hasilnya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi masih jauh dari harapan yang dicanangkan di awal.

Sampai pada bulan Juni 2012, tanpa sengaja saya bertemu kembali dengan mas Otox, yang pada saat itu ternyata telah sukses dengan bisnis Event Organizernya, bahkan telah dikenal di hampir seluruh wilayah Indonesia. Dari pertemuan ini akhirnya saya belajar tentang wirausaha kepadanya, apalagi telah terbukti bahwa saat itu usahanya bisa dibilang sukses besar. Dia juga membantu saya untuk memperluas jaringan serta pemasaran melalui orang-orang hebat kenalannya. Sedikit banyak hal ini sangat berpengaruh meningkatkan usaha saya yang sebelumnya tampak seperti jalan di tempat.

Segala sesuatu memang tak ada yang abadi, bahkan saya sendiri tak pernah menyangka bahwa EO luar biasa yang dijalankan mas Otox akhirnya bubar. Namun segala sesuatu memang ada hikmahnya, ketika pada bulan November 2013 mas Otox mulai membangun EO baru atas namanya sendiri dan menawarkan saya untuk membantu kegiatannya. Tanpa ragu saya langsung menerima, salah satunya karena dia telah sangat berjasa membantu saya pada masa-masa sulit yang terjadi sebelumnya. Akhirnya saya bergabung di EO baru bernama OTO Production tersebut dengan mengambil peran sebagai operator.

Dan lagi-lagi takdir berbicara, ketika peran sebagai operator ini mempertemukan saya dengan seorang pembicara internet marketing handal asal Malang bernama Bapak Agus Piranhamas. Peran ini juga sekaligus membuat saya akrab dengan beliau karena setiap ada event tugas saya adalah sebagai asistennya. Dari Bapak Agus Piranhamas ini saya mulai belajar banyak hal, dari belajar menyikapi masalah, memelihara motivasi, manajemen usaha, prospek masa depan, dan yang paling signifikan adalah ilmu untuk berjualan secara online seperti yang beliau lakukan selama ini. Dan semuanya mulai saya terapkan dalam usaha yang saya jalankan selama ini.

Hampir tiga bulan menerapkan ilmu online marketing, akhirnya untuk pertama kalinya saya mendapatkan klien yang benar-benar murni dari hasil pemasaran via internet. Dari hal inilah akhirnya sedikit demi sedikit usaha saya mulai bergerak ke arah online, hingga saat ini bisa dibilang seratus persen saya menjalankan bisnis online. Memang dengan bisnis online ini hasil yang diperoleh jauh lebih besar daripada bisnis konvensional, bahkan kadang jauh melebihi apa yang diperkirakan. Dan saya merasa sangat bersyukur ditunjukkan jalan yang begitu indah hingga berhasil memenuhi harapan saya untuk membesarkan nama PSC Indonesia sampai dikenal ke seluruh Indonesia dan tentunya memberikan manfaat bukan hanya untuk saya sendiri tetapi juga dapat membantu banyak orang.